arfa's posts with tag: hidup itu hidup

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag hidup itu hidup
Lanjutan dari postingku yang sebelumnya
Roda itu terus berputar, kadang di atas kadang di bawah. Begitu juga dengan posisi kita di lingkungan dan pergaulan, ada kalanya kita sebagai  juara yang dipandang hormat dan disegani oleh kawan atau lawan, sebaliknya ada saat dimana kita sama sekali tidak dianggap ada oleh kawan apalagi lawan .

Senangnya bila kita berada pada posisi juara, syukur2 kita bisa memberikan pengaruh dan teladan yang baik bagi orang2 di sekitar, sehingga orang2 di sekitar kita turut terpacu juga untuk menjadi juara. Sebaliknya, bila kita adalah "si kalah" yang sama sekali tidak dianggap, boro2 dijadikan teladan dan contoh oleh orang lain. Apa yang akan dilakukan??

1. Si kalah yang berjiwa besar.
 Akan melakukan introspeksi atas kekalahannya, kembali meninjau strategi yang digunakan atau mencari tahu kenapa bisa kalah untuk selanjutnya menyusun strategi baru dengan harapan dan optimis akan bisa menang.

2. Si kalah yang tidak berjiwa besar, tetapi memiliki teman2 & lingkungan sekitar yang berjiwa besar.
Tentunya si kalah akan mengumpat terhadap kemenangan si Juara, mungkin ditambah dengan kecurigaan akan kecurangan dan lain sebagainya. Tetapi teman2 dan lingkungannya tidak mengatakan demikian. Teman2 dan lingkungannya justru mengingatkan dan menyarankan si kalah untuk melakukan point 1.

3. Si kalah yang tidak berjiwa besar, memiliki teman2 & lingkungan sekitar yang tidak berjiwa besar.
Lengkaplah sudah jika hal ini yang terjadi, akan makin panas situasi dan makin besar api yang muncul.


Pada interaksi dalam sebuah kelompok atau team, mungkin tidak ada istilah si Juara dan si Kalah, toh kenyataannya tetap ada orang2 yang "lebih" dari orang lain. Hanya bagaimana kita menyikapi posisi tersebut, apakah kita sebagai yang "lebih" atau yang "kurang". Jika kita saat ini di posisi "kurang" tapi malah mengumpulkan massa dan kemudian sibuk mencari kelemahan, kesalahan dan kekurangan "si lebih", selamanya kita akan tetap menjadi "si kurang". 
Jika saat ini kita adalah "lebih" jangan pernah cepat puas apalagi sombong. Carilah kawan dan bentuk "kelompok lebih", bukan bermaksud meng-eksklusifkan-diri, tetapi jika 1 orang bisa mendaki 5 anak tangga, bukan tidak mungkin 5 orang bisa mendaki 25 anak tangga.

Dari sebuah pembicaraan yang pernah kudengar, "pepatah Jawa bilang temennya bebek ya bebek". Jika kita kalah, dan berteman dengan kelompok kalah, maka kita pun kalah.


Selama di dunia kerja sudah dua pintu yang aku masuki. Pintu pertama umurnya sudah lebih dari 10thn, dan strukturnya pun sudah stabil, setiap orang punya fungsi sendiri dan bekerja sesuai jobdesk masing2. Ketika ada hambatan dan hal2 baru yang aku temui, cukup bertanya kepada yang lebih senior dan case pun selesai, atau kalau itu memang butuh eskalasi maka aku akan diarahkan pada departemen/PIC terkait.

Pintu kedua, masih balita, tapi kalau di kota ku malah baru lahir  dan orang2 yang ada di dalamnya pun semua baru, dari latar belakang yang berbeda. Sulit memang untuk biduk berjalan cepat jika pendayung di dalamnya tidak kompak, tiap orang ingin mendayung ke arahnya sendiri, akibatnya biduk pun bingung . Dan untuk case yang masuk, apa pun itu, berat dan ringan, semua bertanya padaku, tepatnya nyodorin dan mereka akan terima beres, brrrrr..., tidak ada senior, tidak tahu departemen terkait, tidak tahu PIC, tidak tahu bagaimana penyelesaiannya, berteriak Somebody help me pun sepertinya tidak dapat memecahkan masalah. Tapi, seiring waktu, alhamdulillah semua bisa teratasi dimulai dari satu titik dan networking pun diperluas.

Pintu ketiga, upps, tepatnya hanya mampir di teras yang ketiga. Ketika ditanya pengalaman di pintu 1 dan 2, tidak banyak yang kuceritakan, selain betapa tidak enak rasanya menjadi orang baru di tempat baru dengan orang2 baru. Si penanya tidak begitu saja menerima ceritaku, dia bilang "Tidak selamanya kesulitan yang lo dapat itu adalah penderitaan, karena kesulitan itu adalah kekuatan". aku tidak mengerti maksudnya, lebih baik ku tanya saja biar jelas.
 

aku : "Maksudnya?"

si penanya : "yaa, di pintu 2 lo bisa merasa sebagai orang yang menderita, karena dibiarkan sendiri di lingkungan yang semuanya baru. tapi lihat sekarang, bukankah penderitaan itu sudah menjadi kekuatan lo?"

aku : [masih terbengong, enggak ngeh..]

si penanya : jangan bengong Fa, beberapa bulan lalu lo menjadi orang yang menderita, tapi sekarang di sini, lo bisa ngebuktiin kalo kesulitan yang sedemikian rupa beberapa bulan lalu itu udah menjadikan lo lebih tangguh, lebih kuat, karena lo bisa melewati semuanya. See?? bukankah kekurangan itu adalah kelebihan. Kekurangan yang lo rasa di masa lalu, menjadi kelebihan lo di masa ini.



Blog Entryantara "Untung" dan "Baik"Jul 18, '08 5:46 AM
for everyone
Akhir tahun lalu aku mulai gabung di Untung, yaaa... artinya aku termasuk salah seorang yang beruntung, dari sekian banyak peminat Untung ini.. alhamdulillah. Bermacam adaptasi dilalui dan diusahakan hingga seperti saat ini. Walaupun tidak berjalan selancar jalannya kendaraan di jalan tol, but everything is good.

Kemarin pagi ada obrolan singkat dgn si bos, soal teman2 yg udah "ke seberang", pastinya mereka punya alasan masing-masing untuk itu. Sebenernya si bos juga pernah ditawari ama "orang seberang", tapi dia masih enjoy dengan Untung, tawaran pun ditolaknya. Dari obrolan itu kita memang beruntung berada di Untung. SePakAT....

Dan tadi malam ketika menerima sms dari nomor tidak dikenal, isinya pun sungguh di luar dugaan, undangan dari Baik "untuk ke seberang", halah.... why me??
wah.. wah... benar2 kabar yang membuatku goyah. Ragu untuk memilih untuk ikut atau tidak ikut pada undangan si Baik. Di satu sisi aku sudah cukup Untung, tetapi di sisi lain, aku juga ingin mencoba Baik.

Pagi ini akhirnya ku ikuti saran hatiku, "gak ada salahnya kamu menghadiri undangan si Baik, toh belum tentu diterima, hanya sekedar ikut gak ada salahnya kan?".
Saran yang baik menurutku.

Awalnya ketika aku tiba di tempat Baik, semuanya biasa saja. Dan ketika acara inti dimulai, huhuhu.... goyah deh pertahanan :). apakah itu namanya doktrin dari si Baik?? entahlah...., hasilnya minggu depan.

Apapun hasilnya di minggu depan, aku yakin semua sudah punya jalan sendiri.... :):)



Blog Entrysebenarnya apa yang kita cari?????Jul 18, '08 5:17 AM
for everyone
Bulan lalu team teknik di kantorku heboh karena seorang anggota mereka bakal nyebrang ke kompetitor, padahal kerja di sini belum genap setahun. Awalnya ku kira itu hanya isu, tapi setelah aku lihat sendiri SPK dari Manager HRD baru deh percaya. Ga habis pikir juga sih kenapa dia mau nyebrang, dalam waktu yg singkat ini, pasti masih perlu adaptasi di sana sini, tapi kok malah pindah ke tempat baru lagi??

ketika ku tanya, dia cuma bilang "aku mencari tantangan baru, dan pendapatan yg lebih baik tentunya", ou i see...

beberapa saat setelah itu, beberapa orang petinggi pun ikut nyebrang ke kompetitor, hmmm... kalo soal bayaran pastinya mereka sudah banyak, kalau tantangan?? entahlah, toh tiap orang punya standar tersendiri untuk sebuah tantangan.

Di lain waktu, temen kantor yg lain mengeluhkan pendapatannya, dia bilang sih "hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan rutin bulanan". bukankah itu sudah lebih dari cukup???
ketika ku tanya : "apa kamu juga berniat untuk nyebrang?"
dia menjawab : "itu sedang ku pikirkan".

dan sebenarnya, apa yang kita cari????

Photo AlbumUltah (17 photos)Jul 11, '08 1:52 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
beberapa poto dari peringatan HUT kota Pekanbaru 23 Juni 2008.
ada juga surprise dari anak2 pas ultah gw... :):)... thanks untuk semuanya ya.... :)
love you all :)

MusicCeramah Buya HAMKAJun 7, '08 4:20 AM
for everyone
HAMKA, nama beliau sudah mendunia, seorang ulama besar. tapi di ceramah ini, logat Padang-nya kentara banget. beberapa ada yang rekaman dari Acara Siraman Rohani di salah satu stasiun Radio, ketauan kalo itu udah jadul dari intronya.., musik jaman dulu.
HAMKA - Pegangan Hidup   
hamka-dari gelap menuju terang   
HAMKA - Hidup Sesudah Mati   
HAMKA - Pegangan Hidup   
HAMKA - Haus   
HAMKA - Cinta & Cemburu   

Blog Entryhari sibukJun 4, '08 6:09 AM
for everyone
Banyak yang bilang hari sibuk itu pas akhir tahun, karena mesti tutup buku untuk semua laporan. Ada yang bilang hari sibuk itu pas mo ujian, karena mesti baca bahan ujian dari awal sampai akhir semester. Ada juga yang bilang hari sibuk itu menjelang akhir Ramadhan, karena mikirin persiapan lebaran plus mudiknya. beberapa orang bilang, sibuk itu di pagi hari, saat semua pekerjaan dimulai, dan siangnya bisa lebih santai.

Kalau aku. dulu di hari Rabu aja, soale itu waktunya bikin report mingguan, walaupun kadang sempat dicicil sebelum hari Rabu. trus karena report harian mesti dikirim hari H, jadinya setiap sore sibuk juga, trus karena ada perbedaan jam masuk ama yang setor laporan, jadinya setiap pagi sibuk. trus dapat tugas baru untuk Selasa, bahan meeting bareng OM di Rabu pagi mesti diemail Selasa sore. Tapi kalo siangan lumayan sengganglah biasanya, dan tidak untuk hari ini...., dari pagi, ampe rada siang, ampe siang, ampe rada sore, ampe sekarang, tidak beranjak dari meja ini.... huhuhuhuhu... resiko ngurusin komplain..

Blog Entryberita gembira yg menyedihkanAug 27, '07 10:57 PM
for everyone
pagi ini dpt sms dr temen... "gw dipanggil utk tes d hotel N, doa'in yah...", hah??? how come.. padahal masukinnya sama, magang sama, dan sama2 bukan dari lulusan yg diminta. Ga tau deh ini namanya  apa, hanya gw nya aja kali yg blm beruntung... hu hu... Tapi emang dia memenuhi salah satu syarat sih..."laki-laki"... hu uh.. emang perempuan ga bisa apa ngerjain jobdesk yg kek gitu apa???

Hah... ya sud lah...
Rabb... semua Engkau yg mengatur... semua milikMu...

Blog Entry24Aug 23, '07 12:20 AM
for everyone

Hari ini… akhirnya tiba juga di urutan tangga ke 24, 23 anak tangga lain sukses terlewati, memang semunya tidak berisi kesenangan, tapi toh bahagia dan bersyukur. Ga ada yg tau sampai anak tangga ke berapa aku harus melangkah, menapak,atau berlari…. Mama, papa, adik, sodara2, temen2 ga ada yg tau, toh mereka juga ga tau sampai anak tangga ke berapa perjalanan mereka. Cuma Dia yg tau. Dia Yang Maha Mengetahui.

Apa yg bisa kulihat dari sini? Dari anak tangga ke 24.

ARfa kls 1 SD, yg langsung merasa seperti jagoan ketika nyari anak yg bikin temen sekelasnya nangis.

ARfa kls 2 SD, yg ternyata masi cengeng bgt.. langsung nangis waktu ditinggal papa, begitu tau dia terlambat masuk kelas olahraga yg gurunya terkenal galak =D.

ARfa yg ngedaftar SMP dianterin mama…, dan keterima d SMP itu, mulai kenal yg namanya xkul, nongkrong, punya gank (gank yg pertama anggotanya 5 org, kmn2 slalu berlima, sampe2 jd ditanyain ama anak2 kls 3. Trus gank yg kedua anggotanya 6 org, kalo ga salah terbentuknya pas udh kelas 3, jd ga terlalu lama bersama), dan ehmm… punya gebetan… hehe….(sekarang tu anak dimana y??).

ARfa yg udah mulai gede, udah bisa ngedaftar sekolah sendiri, waktu naga2nya bakal ga diterima d SMU fav, langsung pindah jalur k SMU yg “biasa aja”, dan diterima di situ. Kelas 1, waktu itu baru bisa bawa motor dan sebenernya blm dpt izin resmi dari bonyok, tapi nekat aja minjem motor temen, pdhal dia udh bilang “motorku ga ada remny”.. dgn yakin aku jwb “ga papa, ga masalah”… Dan… kejadian juga akhirnya…., jatoh-masuk selokan-trus k RS-pincang selama 1 minggu :D, (lagian lu sok jago sih). Dan gara2 itu “resign” dr xkul, soale wkt ada lomba pbb, aku ga datang (otomatis barisannya jadi cacat), krn ga dibolehin mom “tu kaki belum beres kok udah mau ikut gerak jalan!!”. He he…

Lulus SMU, tentunya udah gede donk, byk yg bilang udh dewasa… ikut bimbel juga, ikut UMPTN juga, lulus juga, jurusanny emang rada langka, tapi yang penting kEr3N...nambah temen lagi, nambah sodara lg, smt 4 akhirnya baru memenuhi 1 lg perintahNya... thanks GOD, finally i did it... 


Allahurabbi... ampuni dosa, salah dan khilaf hamba, yg dsengaja atau yg tidak, yg disadari atau tidak, yg diketahui atau tidak...


Allahurabbi... trimakasi utk 23 tangga seblmny, trimakasi utk tangga k 24 dan trimakasi utk entah berapa anak tangga lagi  hamba akan menapaki d dunia ini.

Allahurabbi...  trimakasi atas semua nikmat dan bahagia yg aku dptkan, trimakasi atas semua duka dan sulit yg menyertai perjalanan yg membuatku mengenalMu dan semakin dekat denganMu. Membuatku terus berpikir "mengapa?", yg mbuatku terus berucap "sebaiknya, jika saja, harusnya, lebih baik jika, dan semoga".

Allahurabbi...  trimakasi krn aku sudah tiba pada tahap ini, apakah tangga ini akan ku lewati? atau ku akan berhenti hanya sampai d sini? atau mungkin puluhan anak tangga lagi menanti utk ku tapaki? Rabb Engkau Yang Maha Mengetahui...

Allahurabbi...  aku hanya titik kecil d alam raya Mu ini. cukuplah Engaku menjadi penolong kami, dan Engkau adalah sebaik2 pelindung. Tidak pantas aku utk sombong, merasa penting, merasa sibuk, mengeluh, mengeluh dan mengeluh.... Siapa aku hingga bisa sombong? Siapa aku hingga merasa sibuk? Apalagi yg kurang hingga aku mengeluh?. Rabb.... aku hanya titik kecil di alamraya Mu ini.

Allahurabbi... trimakasih.... segala puji hanya untuk Mu

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help